ASI, SUSU HEWAN DAN SUSU FORMULA

Category : ASI

Memberikan ASI adalah cara pemberian makanan pada bayi yang paling ideal dan sehat. Menyusui adalah cara terbaik, ASI (Air Susu Ibu) yang diperlukan oleh bayi. Banyak alasan mengapa menyusui itu penting. Hal ini tidak hanya untuk bayi saja, tapi juga untuk keluarga. Karena, keluarga akan diuntungkan secara emosional dan ekonomi, selain itu juga melindungi kesehatan ibu dengan berbagai cara.

Untuk mengetahui ASI terbaik bagi bayi, maka kita harus mengenali perbedaan ASI, susu hewan dan susu formula. ASI, susu hewan dan formula mengandung lemak, protein dan karbohidrat. Semua unsur tersebut diperlukan oleh tubuh, namun kandungan di setiap jenis susu tersebut berbeda.

ASI mengandung karbohidrat sederhana yakni laktosa lebih banyak dibandingkan kandungan lainnya, laktosa ini sangat berperan dalam perkembangan otak bayi. Protein terdapat 0.9% dalam ASI, protein ini bergunda dlama pembentukan jaringan dan organ dalam tubuh. Kandungan lemak di ASI, susu hewan dan susu formula sama, namun tentu berbeda kualitasnya. Susu hewan mengandung paling banyak protein, hal ini disebabkan hewan memerlukan protein agar tubuhnya cepat  besar. Selain itu, susu hewan sedikit mengandung laktosa. Susu formula dibuat sedemikian rupa agar menyerupai ASI, komposisi lemak, karbohidrat sederhana  dan protein serupa jumlahnya. Namun, kualitasnya JAUH berbeda.

Untuk  membuat susu formula serupa dengan ASI maka ditambahkan gula seperti sukrosa, agar komposisi karbohidrat sederhana jumlahnya sama dengan ASI. Sukrosa berbahaya untuk bayi, karena dapat menyebabkan obesitas, gangguan pankreas dan karies gigi. Susu formula tidak mengandung oligosakarida seperti pada ASI, sementara oligosakarida penting untuk melawan infeksi.

Sekarang kita bahas perbedaan protein yang terkandung di masing-masing susu. ASI hanya mengandung 0.9% protein dibandingkan susu formula yang mengandung 1,5% protein. Mungkin, kita berpikir semakin banyak protein semakin baik. Namun, tahukah Anda, 0,9% protein ASI mengandung semua zat yang baik dan aman untuk bayi? Ya, di dalam protein ASI terdapat zat-zat seperti protein anti infeksi (IgA, laktoferin, lisoenzim), laktalbumin, dan hanya 15% kasein yang akan menggumpal lembut dan mudah dicerna bayi. Namun, susu formula mengandung LEBIH BANYAK KASEIN yang sulit dicerna dan oleh bayi. Selain itu, susu formula juga mengandung beta laktoglobulin dan TIDAK mengandung protein anti infektif. Beta laktoglobulin pada susu formula yang dapat menyebabkan intoleransi terhadap susu formula, sehingga bayi akan mengalami diare, dan ruam.

Kandungan lemak dalam ASI dan susu formula jumlahnya serupa, namun kualitasnya jauh berbeda. ASI mengandung asam lemak esensial yang diperlukan oleh otak bayi serta kesehatan pembuluh darah. ASI juga mengandung enzim lipase yang berguna untuk mencerna lemak, dan hal ini tidak terdapat dalam susu formula. Oleh karena itu, ASI dicerna lebih sempurna dan digunakan lebih efisien oleh tubuh bayi dibandingkan lemak yang terdapat dalam susu formula.

Zat besi  penting untuk mencegah anemia, hanya sekitar 10% zat besi oada susu sapi yang terserap oleh bayi, sementara sat besi dalam ASI akan terserap 25-50%. Sehingga bayi yang diberikan susu formula cenderung mengalami anemia. Tubuh bayi, pada tahun pertama kekebalan belum berkembang sempurna seperti tubuh dewasa, sehingga memerlukan zat kekebalan tubuh untuk membantu  melindungi bayi dari infeksi. ASI mengandung antibodi terhadap berbagai infeksi yang oernah dialami ibu sebelumnya terhadap bakteri yang ada di lingkungannya.

Tahukah Anda, jika ASI komposisinya bervariasi mengikuti kebutuhan bayi setiap harinya? Ya, ASI hari ini tidak akan sama kandungannya dengan ASI keesokan hari, karena setiap hari bayi memiliki kebutuhan yang berbeda. Hal inilah yang membuat ASI ISTIMEWA, karena susu formula akan bersifat konstan tidak mengikuti perkembangan bayi.

ASI luar biasa, kandungannnya sempurna dan sesuai untuk bayi. Jangan ragu untuk memberikan ASI, karena ASI terbaik untuk bayi.

 

dr. Gita Tiara Paramita |Konselor Menyusui

@gitaTparamita

 

Incoming search terms: