Inisiasi Menyusu Dini

Category : ASI

Inisiasi menyusu dini (IMD) adalah proses menyusu segera yang dilakukan satu jam  pertama setelah bayi lahir. Satu jam pertama kelahiran bayi adalah saat paling penting, karena di masa satu jam pertama ini terjadi fase kehidupan yang mempengaruhi proses menyusui. Setelah bayi lahir, semua bayi dari ras manapun akan mengalami fase yang sama, yakni fase untuk mempertahankan fungsi kehidupannya yaitu insting untuk mencari sumber makanan (menyusui).

Manfaat dalam melakukan IMD banyak sekali diantaranya adalah:

  • Mencegah perdarahan pada ibu pasca bersalin, karena hisapan bayi pada puting akan merangsang oksitosin sehingga otot rahim akan berkontraksi
  • Termoregulasi, suhu tubuh ibu akan naik untuk menghangatkan bayi sehingga mencegah bayi mengalami hypothermia
  • Pembentukan koloni bakteri baik pertama, pada saat IMD bayi akan menjilati kulit ibunya, sehingga terjadi pemindahan bakteri dari kulit ibunya ke sakuran cerna bayi
  • BONDING , terbentuk ikatan yang kuat antara ibu, bayi dan ayah yang mendampingi proses IMD
  • Membantu keberhasilan proses menyusui, karena pada saat IMD bayi akan belajar menghisap dan melekat pada payudara. Pada satu jam pertama, insting bayi yang terbentuk akan terlatih dan diingat oleh bayi.
  • Bayi mendapatkan KOLOSTRUM yang banyak mengandung protein anti infektif sehingga melindungi bayi dari infeksi.

Proses IMD ini berlangsung minimal satu jam, bahkan bisa sampai 2 jam pertama, semua tergantung pada kondisi bayi, proses persalinan apakah persalinan normal atau operasi (section caesaria ), kondisi ibu. Sebelum melakukan proses IMD sebaiknya diketahui dulu syaratnya. Inisiasi menyusu dini dapat dilakukan jika ibu dan bayi dalam keadaan SEHAT, BUGAR, TIDAK GAWAT DARURAT. Jika ketiga syarat tersebut terpenuhi, maka bayi dan ibu berhak mendapatkan IMD, meskipun kelahiran dilakukan melalui caesaria.

Fase-fase yang terjadi saat IMD akan dialami oleh semua bayi di dunia. Setelah bayi lahir, bayi dipotong tali pusatnya, kemudian dikeringkan, KECUALI punggung tangannya. Kepala bayi dipasangkan topi, bayi diletakan di dada ibu dimana akan terjadi perlekatan kulit ke kulit (skin to skin contact ). Punggung bayi saja yang diselimuti, sementara bagian badan bayi dibiarkan telanjang. Fase IMD :

  • Bayi diletakan bertelanjang dada di atas dada ibunya
  • Selama kurang lebih 30 menit bayi akan diam namun bayi dalam kondisi siaga. Fase ini merupakan fase peralihan  dari dalam kandungan ke luar kandungan.
  • Bayi akan mulai menggerakan kepalanya, bayi akan menoleh ke kiri dan kanan
  • Bayi akan membaui dan menjilati punggung tangan yang masih basah oleh air ketuban, karena bau air ketuban menjadi penunjuk bagi bayi untuk bisa mencari payudara ibunya
  • Bayi akan bergerak menuju payudara ibunya, kaki akan dihentak-hentakan agar badan terdorong ke arah payudara
  • Bayi akan menjilati puting, mengulum kemudian menghisap payudara

Proses IMD tersebut dapat dilakukan dengan kerjasama dari berbagai pihak. Dukungan RS, dokter, suster, bidan, orang tua dalam melakukan IMD akan memberikan bayi hak mereka untuk bisa mendapatkan yang terbaik. Mari selamatkan SATU JUTA bayi dengan SATU pesan, berikan kesempatan bayi SATU jam pertama setelah mereka lahir melalui IMD.

Incoming search terms: