Percepatan Pertumbuhan (Growth Spurt)

Category : Anak

 Bayi akan mengalami percepatan pertumbuhan selama 12 bulan    pertama hidupnya. Istilah lainnya adalah growth spurt. Selama masa percepatan pertumbuhan (growth spurt), bayi ASI akan menyusu lebih sering,terkadang setiap jam dan lebih rewel dari biasanya. Bayi akan tampak seolah “tidak puas” saat menyusu dan rewel saat menyusu,karena bayi merasa ASI belum cukup krn kebutuhan dia yg meningkat, dan produksi ASI belum bisa mengimbangi kebutuhannya.

Meningkatnya kebutuhan bayi akan ASI selama percepatan pertumbuhan (growth spurt) berlangsung sementara. Pada bayi ASI eksklusif (usia 0-6 bulan), menyusui meningkat cepat di minggu-minggu pertama kehidupan mereka dan stabil antara satu dan enam bulan. Saat bayi diberikan MPASI (Makanan Pendamping ASI) maka frekuensi menyusui pun mulai menurun.

Pertumbuhan fisik bukanlah alasan satu-satunya bayi-bayi memiliki peningkatan kebutuhan menyusui yang berlangsung sementara. Bayi-bayi sering menunjukkan sikap yg sama (menyusui sering disertai/tidak disertai rewel) ketika mereka sedang mengalami perkembangan seperti berguling,merangkak, berjalan, bicara. Air susu ibu (ASI) juga berguna u/pertumbuhan otak.

Bayi mengalami percepatan pertumbuhan (growth spurt) pada beberapa hari pertama dan sekitar 7-10 hari, 2-3 minggu, 4-6 minggu,3 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 9 bulan (kurang lebih). Namun,usia ini tidak dapat dijadikan patokan, karena tidak semua bayi mengalami di saat yang sama, perhatikan tanda-tandanya. Percepatan pertumbuhan tidak berhenti setelah satu tahun, kebanyakan ibu menemukan fase ini beberapa bulan selama masa balita dan beberapa periode saat remaja. Percepatan pertumbuhan (growth spurt) biasanya terjadi selama 2-3 hari, namun dapat juga berlangsung seminggu ataupun lebih.

Saat bayi mengalami percepatan pertumbuhan (growth spurt), perhatikan tandanya dan ikuti keinginan bayi. Bayi akan menyusu lebih sering agar dapat ASI lebih banyak, dan suplai ASI di ibu juga akan meningkat. Dalam kondisi percepatan pertumbuhan (growth spurt) tidak diperlukan penambahan susu formula ataupun ASIP.  Ikuti petunjuk bayi dengan terus menyusuinya, supaya tubuh dapat mengikuti penambahan kebutuhan bayi akan ASI, karena tubuh akan mengikuti prinsip “Supply Meet Demand”.

Beberapa ibu menyusui mengalami rasa haus dan lapar yang lebih saat bayi mengalami percepatan pertumbuhan (growth spurt), dengarkan tubuh jika perlu minum atau makan lebih banyak maka lakukan,agar tetap sehat. Jika, khawatir dengan kecukupannya maka ingat parameter objektif yang dilihat adalah buang air kecilnya dan kenaikan berat badannya. Jangan menyerah menyusui di masa percepatan pertumbuhan (growth spurt), karena ini normal dan tetap susui sesuai keinginan bayi.

Incoming search terms:

Post a comment