Featured Posts

Cara Menyimpan ASI yang Benar Ibu yang bekerja, atau yang memiliki ASI berlebih biasanya akan menyimpan ASI untuk persediaan. Namun, sebenarnya, ASI bisa disimpan berapa lama? Bagaimana penyimpanan ASI yang benar? Bagaimana menyiapkan...

Read more

Menyusui dan Bekerja, Tantangan Wanita Karir Untuk wanita karir, memiliki seorang anak tidak hanya merupakan sebuah kebahagiaan dan anugerah semata, tetapi juga merupakan sebuah tantangan baru yang harus dihadapi. Disaat sang buah hati membutuhkan...

Read more

Ibu Hamil, Jangan Minum Obat Sembarangan Berdasarkan data WHO, lebih dari 90% wanita hamil mengonsumsi obat, baik obat yang diresepkan, obat bebas, obat sosialisasi (misalnya alkohol atau tembakau) atau obat terlarang. Padahal, 2-3% dari seluruh...

Read more

Percakapan Bayi dengan Tuhan Percakapan bayi dengan Tuhan... Suatu pagi seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Dia bertanya kepada Tuhan, Bayi : "Para malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia,...

Read more

4 Tips Melancarkan Keluarnya ASI Secara Alami Air susu ibu atau lebih dikenal dengan sebutan ASI sangat penting untuk perkembangan bayi, terutama untuk bayi yang baru lahir. ASI sendiri memiliki banyak kandungan di dalamnya sehingga dapat membuat...

Read more

  • Prev
  • Next

Cara Menyimpan ASI yang Benar

Category : ASI

Ibu yang bekerja, atau yang memiliki ASI berlebih biasanya akan menyimpan ASI untuk persediaan. Namun, sebenarnya, ASI bisa disimpan berapa lama? Bagaimana penyimpanan ASI yang benar? Bagaimana menyiapkan ASI setelah penyimpanan? Berikut adalah informasi mengenai ASI yang disimpan.

ASI bisa disimpan dalam jangka waktu tertentu. Paling lama ASI dapat disimpan tak lebih dari 6 bulan dalam keadaan beku, jika disimpan lebih lama dari 6 bulan, komposisi yang terkandung dalam ASI bila terurai.

Cara penyimpanan ASI dan batas waktu penyimpanan yang baik adalah sebagai berikut:

-          Bila akan diberikan dalam waktu 6 jam setelah pengambilan dapat disimpan dalam suhu ruangan, tak perlu disimpan di lemari pendingin.

-          Disimpan dalam termos yang diberi es batu bisa bertahan hingga 24 jam.

-          Bila akan diberikan dalam waktu 72 jam, ASI disimpan di dalam lemari pendingin (di bawah 5 derajat Celsius, bukan dibuat dalam keadaan beku).

-          Bila akan diberikan dalam waktu 3 bulan, ASI disimpan di bagian atas lemari pendingin (freezer), dibekukan pada suhu di bawah -18 derajat Celsius.

-          Jangan memanaskan di atas kompor dan microwave karena akan merusak kandungan vitamin dalam ASI.

-          Buanglah ASI yang tersisa setelah diberikan pada bayi, jangan menyimpan kembali ke lemari pendingin atau dipanaskan.

-          Berikan ASI dengan menggunakan sendok kecil sesuap demi sesuap.

Menyusui dan Bekerja, Tantangan Wanita Karir

Category : ASI

Untuk wanita karir, memiliki seorang anak tidak hanya merupakan sebuah kebahagiaan dan anugerah semata, tetapi juga merupakan sebuah tantangan baru yang harus dihadapi.

Disaat sang buah hati membutuhkan ASI Eksklusif, Anda sudah dihadapkan pada kewajiban kantor untuk kembali masuk kerja seperti biasa. lalu bagaimanakah cara yang paling tepat untuk menghadapi masalah seperti itu?

Berikut ini adalah tips menyusui yang tepat untuk wanita karier yang super sibuk.

Jaga kondisi tubuh agar tidak kecapean

Jagalah kondisi tubuh Anda agar tidak terlalu cape karena hal tersebut akan berimbas juga pada kualitas air susu Anda. Terlalu lelah Anda bekerja, maka kualitas air susu pun akan semakin berkurang.

Hindari lembur

Jika pekerjaan terlalu menumpuk, Anda bisa mendelegasikannya kepada bawahan, sebisa mungkin hindarilah untuk kerja lembur karena buah hati Anda memiliki hak untuk ‘disentuh’.

Jadwal ulang waktu dinas ke luar kota

Untuk Anda yang memiliki tugas khusus keluar kota, sebaiknya delegasikanlah kepada bawahan Anda atau jadwal ulang waktu dinas ke luar kota Anda.

Hindari Stres  di kantor

Banyak hal bisa memicu stres saat bekerja, entah itu karena jenis pekerjaan, lingkungan pekerjaan atau bisa juga karena masalah dengan rekan kerja. Sebisa mungkin hindarilah segala hal yang bisa memicu stres Karena itu akan berimbas pada produksi ASI Anda.

Anak dan karier memang terkadang menjadi dilema tersendiri. Namun untuk Anda yang bijak, Anda pasti bisa membagi waktu secara adil. Ingatlah bahwa anak adalah amanah yang harus dijaga dengan sangat baik, dan pekerjaan juga adalah amanah yang harus dikerjakan secara professional.

Ibu Hamil, Jangan Minum Obat Sembarangan

Category : Kesehatan

Berdasarkan data WHO, lebih dari 90% wanita hamil mengonsumsi obat, baik obat yang diresepkan, obat bebas, obat sosialisasi (misalnya alkohol atau tembakau) atau obat terlarang. Padahal, 2-3% dari seluruh cacat bawaan janin disebabkan oleh obat-obatan.

Obat berpindah dari ibu ke janin melalui plasenta, yaitu lewat jalan yang juga dilalui zat gizi untuk tumbuh kembang janin. Di plasenta, obat dan zat gizi di darah ibu melewati selaput tipis yang memisahkan darah ibu dengan darah janin.

Obat memengaruhi janin melalui beberapa cara. Pertama, langsung bekerja pada janin, menyebabkan kerusakan, kelainan perkembangan atau kematian. Kedua, memengaruhi fungsi plasenta, yaitu mengerutkan pembuluh darah sehingga mengurangi suplai oksigen dan zat gizi ke janin. Ketiga, menyebabkan otot rahim berkontraksi sangat kuat, sehingga mengurangi aliran darah ke janin, dan mencederainya.

Prinsipnya, pemberian obat pada ibu hamil, khususnya jika diberikan dalam jangka waktu tertentu, perlu pertimbangan dengan melihat keuntungan dan kerugiannya.

Harus dihindari pemberian jangka panjang jenis obat yang bersifat toksik atau meracuni organ ibu dan janin, terutama yang bisa menembus selaput pelindung plasenta. Anda juga berhati-hati minum obat saat hamil?