Featured Posts

ASI Untuk Balita Sangatlah Penting Menyusui balita adalah ide yang cemerlang karena pada umumnya balita sudah berhenti mengkonsumsi air susu dan mendapatkan makanan padat lain sesuai dengan umurnya. Tapi tahukah anda bahwa ASI yang diberikan...

Read more

Wanita Karir Tetap Harus Menyusui Jika Anda adalah seorang wanita karir dan berencana untuk memiliki anak, Anda tidak perlu khawatir dengan asupan gizi sang buah hati pada saat Anda bekerja karena Anda dapat terus menyusuinya sembari bekerja....

Read more

Tips Agar Ibu Menyusui Tidak Makan Berlebihan Ibu yang baru melahirkan sering sekali merasa kelaparan. Hal itu normal karena selain butuh tambahan kalori buat menyusui juga membutuhkan tenaga ekstra untuk meningkatkan energi. Nah, berikut ini adalah...

Read more

Bagaimana Bila Suplai ASI Bermasalah Suplai ASI merupakan masalah yang cukup sering muncul ketika menyusui. Ada kalanya suplai ASI kurang mencukupi kebutuhan buah hati Anda. Di lain sisi, beberapa dari anda mungkin mengalami kelebihan produksi...

Read more

Tips Memilih Mainan Yg Aman untuk Bayi Tips Memilih Mainan Yg Aman untuk bayi  adalah hal yang harus diketahui, karena bayi banyak memasukkan barang-barang kedalam mulut dan mainan adalah barang yang paling dekat dengan mereka. Pada bulan...

Read more

  • Prev
  • Next

ASI Untuk Balita Sangatlah Penting

Category : ASI

Menyusui balita adalah ide yang cemerlang karena pada umumnya balita sudah berhenti mengkonsumsi air susu dan mendapatkan makanan padat lain sesuai dengan umurnya. Tapi tahukah anda bahwa ASI yang diberikan saat usia mereka satu tahun atau lebih merupakan pelengkap dari makanan padat mereka? ASI masih menyediakan kalori, antibodi, vitamin, dan enzim yang sanagt baik untuk perkembangan dan perlindungan tubuh mereka. Jadi, ASI dan makanan padat dapat saling mendukung satu sama lain untuk kesehatan buah hati anda.

Tidak hanya itu, ternyata menyusui balita tidak hanya bermanfaat bagi sang anak saja namun juga untuk si ibu loh. Menurut ahli bedah umum dalam babycenter.com, ASI eksklusif dalam waktu yang lama yaitu satu tahun keatas dapat menurunkan resiko kanker payudara dan ovarium pada wanita loh. Selain itu, ada lagi manfaat yang akan anda dapatkan saat menyusui anak lebih dari satu tahun. Manfaat tersebut adalah membentuk kemandirian sang si anak. Dukungan emosional akan terbentuk saat anda menyusui sehingga nantinya hubungan yang baik akan tercipta antara anak dan sang ibu.

Tidak jarang orang tua yang menganggap bahwa mendorong anak untuk melakukan aktifitas di luar rumah akan membentuk kemandirian sang anak, padahal hal tersebut belum tentu membentuk kemandirian sang anak. Hati-hati dengan anak yang belum siap mental untuk berhadapan dengan dunia luar. Bisa-bisa, bukan kepercayaan diri yang terbentuk namun, si anak akan menjadi lebih manja dan penakut. Oleh sebab itu orang tua harus pandai-pandai memperhatikan kesiapan si anak terhadap dunia luar terlebih dahulu ya. Karena hal ini berkaitan dengan masalah psikologis pada anak yang sifatnya fatal. Jangan pernah memaksa kehendak kepada sang anak, karena semua ada prosesnya kok.

Wanita Karir Tetap Harus Menyusui

Category : ASI

Jika Anda adalah seorang wanita karir dan berencana untuk memiliki anak, Anda tidak perlu khawatir dengan asupan gizi sang buah hati pada saat Anda bekerja karena Anda dapat terus menyusuinya sembari bekerja. Hal yang anda butuhkah hanyalah rencana, keluarga, dan lingkungan kerja yang mendukung.

Anda mungkin juga akan membutuhkan pemompa ASI yang berkualitas tinggi. Selain hal-hal yang telah disebutkan, anda juga tidak boleh lupa untuk memberi selamat dan semangat pada diri anda sendiri yang telah memutuskan untuk tetap menjaga dan memberi asupan gizi bayi anda dengan menyusuinya meski Anda baru saja pulang kerja.

Sekalipun anda adalah seorang wanita karir, bayi anda tetap mendapatkan manfaat ASI yang sama seperti bayi-bayi lainnya dengan menyusuinya setelah anda pulang kerja.

The American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar para ibu tetap menyusui buah hatinya hingga anak berusia 12 bulan. Penelitian menunjukkan bahwa semakin lama bayi mendapatkan asupan ASI, semakin bagus pula kesehatan yang dimiliki oleh ibu dan bayi.

Dan tahukah Anda bahwa menyusui buah hati anda juga memberi dampak positif bagi pekerjaan anda? Karena kondisi bayi yang mendapatkan asupan ASI akan lebih sehat dari pada bayi yang tidak mendapat ASI. Jadi, Anda bisa tetap bekerja dengan tenang dan kemungkinan Anda bolos kerja karena anak Anda sakit sangatlah kecil.

Tips Agar Ibu Menyusui Tidak Makan Berlebihan

Category : ASI

Ibu yang baru melahirkan sering sekali merasa kelaparan. Hal itu normal karena selain butuh tambahan kalori buat menyusui juga membutuhkan tenaga ekstra untuk meningkatkan energi.

Nah, berikut ini adalah 5 makanan yang sebaiknya sering anda konsumsi pasca melahirkan, untuk menghindari tubuh melar tak terkendali.

  1. Sereal tinggi serat. Semangkuk sereal tinggi serat saat sarapan akan memuaskan rasa lapar dan membantu mencegah sembelit, masalah umum bagi ibu baru, karena hormon menyusui dapat memperlambat kerja usus. Cobalah sereal tinggi serat  dengan sesendok yogurt rendah lemak. Selain kaya kalsium, yoghurt mengandung probiotik, bakteri “baik” yang dapat membantu pencernaan. Aturan makan: setiap hari
  2. Telur. Agar tak terjebak makan berlebihan karena rasa lapar yang terus-menerus, pilih telur untuk sarapan. Ini akan membantu anda makan lebih sedikit. “Sebutir telur memiliki sekitar 5 atau 6 gram protein yang berarti anda ingin mengudap satu jam kemudian,” kata Bridget Swinney, RD, penulis buku Eating Expectantly. Telur juga salah satu sumber alami terbaik dari kolin, nutrisi penting untuk membangun pusat memori otak bayi yang, seperti semua nutrisi, dapat diteruskan ke bayi anda melalui ASI. Aturan makan: setiap hari
  3. Daging sapi. Sapi dikemas dengan zat besi dan seng, dua mineral yang penting untuk energi Anda dan memproduksi ASI. Plih yang daging yang flank akan memberikan nutrisi lebih untuk kalori Anda. Cobalah panggang dan asup dengan sayuran hijau. Menurut Colleen Pierre, RD, dari Johns Hopkins University, Meskipun daging merah lebih tinggi lemak dan kalori daripada daging putih (unggas), Tapi daging putih butuh dua kali jumlah lebih banyak diasup dari daging merah untuk mendapatkan jumlah seng dan zat besi yang banyak. Aturan makan: tiga kali seminggu
  4. Salmon. Salmon mengandung omega-3 asam lemak, yang baik untuk jantung anda dan dapat membantu otak bayi serta perkembangan penglihatannya jika anda sedang menyusui.  Aturan makan: sekali atau dua kali seminggu.
  5. Bayam. Ini daun hijau yang paling bergizi-berisi dua hal penting yang ibu baru perlu: Asam folat, yang membantu menghasilkan sel darah baru, sangat penting bagi perempuan yang mengalami banyak kehilangan darah saat melahirkan, dan mangan, yang membantu dalam pengembangan tulang, tulang rawan, dan kolagen – kunci untuk pemulihan. Aturan makan: sesering yang anda suka!